TDL dan BP Naik Untungkan Pengusaha Properti

JAKARTA – Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Teguh Satria, menyatakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) serta biaya pemasangan (BP) listrik menguntungkan pihak pengusaha properti. Pasalnya, dengan kenaikan itu diharapkan dana PLN bisa lebih meningkat dan dapat digunakan untuk membangun jaringan listrik.

“Karena kalau belum naik, kami yang kena. Harus bangun jaringan sendiri sampai Rp 3 juta per rumah,” ucap Teguh, Rabu (10/11/2010), dalam Munas REI, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Ia melanjutkan, dengan naiknya Biaya pemasangan dari Rp 300.000 per volt ampere menjadi Rp 750.000 per volt ampere dan kenaikan TDL di tahun depan sebesar 15 persen, pengembang tidak perlu lagi membangun sendiri jaringan karena sudah ditangani PLN. “Sehingga saya mendukung kenaikan BP dan TDL,” ucap Teguh.

Sebelumnya, PLN dengan kenaikan tersebut juga menjamin akan meningkatkan jaringan listrik di berbagai daerah, sehingga pengembang tidak perlu membangun jaringan sendiri. Seluruh rumah sejahtera di Indonesia dipastikan akan dibangun jaringan listrik oleh PLN.

“PLN berkomitmen untuk layani sambungan listrik untuk RSH dan prinsipnya akan disambung semua,” ucap Direktur Bisnis dan Manajemen Resiko PLN, Murtaqi Syamsudin, Rabu (10/11/2010), dalam Munas REI, di Hotel Kempinski, Jakarta.

[Sumber:http://properti.kompas.com/index.php/read/2010/11/10/14541211/TDL.dan.BP.Naik.Untungkan.Pengusaha.Properti-12]

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya 🙂

Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: