Cina Akhirnya Pungut Pajak Properti

Setelah melewati debat panjang, untuk pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah Cina akan mengutip pajak properti. Pengenaan pajak ini bertujuan mencegah spekulasi sekaligus menekan harga rumah.

Sejak 2008, Cina mati-matian mengatur aliran “uang panas” ke sektor propertinya. Namun langkah tersebut tidak mampu menahan lonjakan harga rumah di kota-kota besar di Cina, yang naik hingga lima kali lipat.

Harian China Securities Journal kemarin melaporkan, uji coba akan dilakukan di Chongqing, Shanghai, Beijing, dan Shenzhen. Namun, sampai kuartal pertama 2011, baru Chongqing dan Shanghai yang memungut pajak ini.

Chongqing disebutkan bakal memberlakukan pajak kepada properti kelas atas. Adapun Shanghai bakal mengenakan pajak terhadap rumah peristirahatan mewah.

“Secara keseluruhan, kebijakan properti 2011 akan tetap ketat. Jika kondisi ekonomi membaik, kebijakan properti bahkan bisa lebih ketat,” tulis harian tersebut.

Ekonom menyambut baik pajak baru ini sebagai upaya menenangkan pasar. “Sekarang kondisi yang tepat untuk mulai menerapkan pajak properti,” ujar lembaga penasihat ekonomi pemerintah, State Information Center.

Investasi sektor properti, menurut lembaga itu, akan naik 20 persen sepanjang 2011 dengan amunisi permintaan yang kuat dan margin keuntungan yang besar. Pasar properti naik 37 persen dalam 11 bulan pertama 2010 dibanding tahun sebelumnya.

Danny Bao, analis properti dari Daiwa Securities Capital Markets di Hong Kong, mendukung kebijakan pemerintah Cina ini. Dia menghitung sekitar 10-20 persen rumah-rumah baru di kedua kota akan terpengaruh pajak ini.

Sebaliknya, Jeffrey Gao, analis properti dari Royal Bank of Scotland Group Plc di Shanghai, menilai kebijakan ini tidak efektif menurunkan harga rumah. Pasalnya, pajak yang dikenakan di Chongqing sangat rendah.

“Tambahan lagi, pajak hanya dikenakan untuk rumah-rumah mewah baru, tidak akan banyak pengaruhnya menekan harga,” ucap dia.

Argumentasi Jeffrey didukung oleh analis Shenyin & Wanguo Securities Co. Perusahaan ini menilai pengaruh pajak barang mewah atas rumah di Chongqing akan terbatas, karena besarnya hanya 0,5 -1,5 persen. Itu pun hanya dikenakan terhadap rumah dengan luas di atas 200 meter persegi.

[Sumber:http://www.tempointeraktif.com/hg/perbankan_keuangan/2011/01/11/brk,20110111-305238,id.html]

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya 🙂

Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: